Lompat ke konten utama

Saka Mese Maluku

Selamat datang di website resmi Saka Mese Maluku, Gerakan Maluku Selatan.

Saka Mese Maluku didirikan pada tahun 2018 dan merupakan organisasi nirlaba independen yang fokus pada hak asasi manusia bangsa Maluku.



  • Kombinasi Cuaca Ekstrem dan Lahan Kering, BMKG Peringatkan Potensi Tinggi Karhutla di Maluku

    AMBON — Kombinasi berbahaya antara kekeringan yang berkepanjangan, kondisi tanah yang sangat kering, dan hembusan angin kencang meningkatkan kewaspadaan di kepulauan Maluku. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini: potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Maluku tersebut telah mencapai tingkat siaga tertinggi. Peringatan ini berdasar pada analisis terbaru dari…

  • Saka Mese Maluku: Bersama Melawan Kebakaran Hutan dan Lahan di Maluku!

    Seruan untuk Bangsa Maluku Saat ini, berbagai wilayah di Maluku yang kita cintai sedang dilanda oleh gelombang kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merusak. Situasinya amat serius. Kebakaran ini tidak hanya menghancurkan alam dan keanekaragaman hayati kita yang unik, tetapi juga menjadi ancaman langsung bagi kesehatan, keselamatan, dan keberlangsungan hidup basudara semua. Asap tebal menurunkan…

  • Enam Desa di Tanimbar Melawan Penebangan Hutan: Ritual Adat ‘Sweri’ Hentikan Pengangkutan Kayu

    SAUMLAKI — Ketegangan terkait perlindungan hutan tropis di Pulau Yamdena, Kepulauan Tanimbar, Maluku, mencapai titik balik baru. Warga dari enam desa di Kecamatan Wertamrian minggu ini bersatu menolak aktivitas perusahaan penebangan kayu PT Karya Jaya Berdikari. Dengan mengombinasikan surat penolakan resmi dan ritual larangan adat kuno yang disebut Sweri, warga berupaya menghentikan deforestasi lebih lanjut…

  • Masyarakat Maluku di Belanda Beraksi: Saka Mese Maluku Menggelar Aksi Donor Cepat untuk Patahuwey

    BOVENSMILDE / AMBON — Pada hari Jumat, 11 September 2026, Negeri Patahuwey (Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat) dilanda dampak konflik yang mendalam dan kebakaran yang menghancurkan. Puluhan keluarga kehilangan rumah dan seluruh harta benda mereka; setidaknya 27 rumah hangus terbakar dan beberapa warga mengalami luka-luka. Untuk segera menyediakan kebutuhan pokok dan tempat pengungsian bagi…

  • Jeritan dari Tanimbar: Selamatkan Jantung Hutan Yamdena

    Berdasarkan surat terbuka yang dikirimkan kepada Saka Mese Maluku Di Pulau Yamdena, salah satu pulau terbesar di Kepulauan Tanimbar, Maluku Selatan, sebuah drama yang sunyi namun berdampak besar sedang berlangsung. Aktivitas pembalakan kayu skala besar semakin bergerak masuk ke wilayah dalam pulau yang rentan. Apa yang di atas kertas tampak sekadar persoalan izin konsesi ekonomi,…

  • Konflik Lahan di Maluku Memanas: Masyarakat Adat Tananahu Tuntut Pengembalian Tanah Leluhur dari PTPN

    SERAM — Ketegangan di Pulau Seram, Maluku, kembali memuncak. Di Masohi, ibu kota Kabupaten Maluku Tengah, ratusan masyarakat adat Negeri Tananahu turun ke jalan. Dipimpin langsung oleh Raja Negeri Tananahu, Yulia Awayakuane, masyarakat menuntut peninjauan kembali dan pengembalian tanah petuanan adat mereka yang saat ini dikuasai dan digunakan oleh perusahaan perkebunan milik negara, PTPN. Dengan…