Saka Mese Maluku

Selamat datang di website resmi Saka Mese Maluku, Gerakan Maluku Selatan.

Saka Mese Maluku didirikan pada tahun 2018 dan merupakan organisasi nirlaba independen yang fokus pada hak asasi manusia bangsa Maluku.



  • Hari Pattimura

    Pahlawan Bangsa Maluku  Pada tanggal 15 Mei Bangsa Maluku memperingati pahlawannya Kapitan Pattimura. Waktu Kapitan Pattimura bangkit melawan penjajah kolonial Belanda, dia belum pernah dengar dari bangsa atau negara Indonesia. Pattimura bangkit untuk membebaskan bangsa Maluku dari penindasan: Bangsa Maluku.  Itu nama “Indonesia” dia tidak kenal. Bangsa Maluku juga tidak kenal nama itu pada saat…

  • Konservasi Tanpa Suara: Penolakan terhadap Kawasan Konservasi Perairan di Pulau Damer

    Penetapan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) seluas sekitar 297.000 hektar di sekitar pulau Damer, Maluku Selatan, telah memicu perlawanan sengit dari masyarakat lokal dan adat. Menurut para kritikus, keputusan tersebut diambil tanpa persetujuan mereka dan mengabaikan hak serta tradisi yang telah membentuk pengelolaan laut selama turun-temurun. Bukan Laut Kosong, Melainkan Ruang Kehidupan Bagi pembuat kebijakan, laut…

  • Selamat merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Maluku Selatan yang ke 76

    Saka Mese Maluku mengucapkan kepada seluruh bangsa Maluku di seluruh dunia, khususnya para pejuang kita yang setia menjaga dan melindungi tanah air kita yang tercinta: Selamat merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Maluku Selatan yang ke76. Mari kita semua terus bergerak bahu-membahu, bergandengan tangan bersama-sama, seperti yang dilakukan dalam kebudayaan bangsa kita: yang satu mendukung yang…

  • Maluku dalam Cengkeraman Kolonialisme dan Neokolonialisme: Kekayaan Tanpa Kesejahteraan

    Bangsa Maluku telah hidup selama lebih dari empat abad, tepatnya sekitar 421 tahun, di bawah pengaruh kekuatan kolonial dan neokolonial. Dimulai dari penjajah Belanda (1605–1949), kemudian sejak tahun 1950, Maluku dikuasai secara kekerasan dan dikolonisasi kembali oleh penguasa Jawa. Sejarah panjang dominasi asing ini telah meninggalkan jejak mendalam pada masyarakat, ekonomi, dan identitas Maluku. Apa…

  • HARI PAHLAWAN RMS

    Tepat 60 tahun yang lalu, pada dini hari Selasa, 12 April 1966, satu hari setelah Paskah, Mr Dr. Robert Christiaan Soumokil – Presiden Republik Maluku Selatan yang kedua – dibunuh di depan regu tembak atas perintah penjajah kolonial Indonesia. Selain memperingatkan wafatnya Mr. dr. Robert Christiaan Soumokil, presiden kedua Republik Maluku Selatan, semua yang gugur dalam…

  • Seram tidak untuk di djual!

    PENGUMUMAN PENTING UNTUK MASYARAKAT ADAT MALUKU SIAGA! TANAH LELUHUR 37.875 HEKTARE TELAH DICAULKAN DAN DIALIHFUNGSIKAN Kepada Seluruh Masyarakat Hukum Adat, Tokoh Masyarakat, Pemerintah Negeri, dan Insan Pers di Wilayah Maluku, Dengan ini kami umumkan sebuah fakta krusial yang mengancam hak eksistensi dan warisan leluhur kita. Berdasarkan Dokumen Proyek WSRAFP (West Seram Rawa Assessment Framework Project)…