Lompat ke konten utama

Saka Mese Maluku

Pada hari Selasa, 1 September 2026, halaman Facebook kami mengalami dugaan serangan bot berskala besar selama kurang lebih lima jam.

Serangan dimulai pada:

11.00 WIT (Waktu Maluku)
04.00 CEST (Waktu Belanda)

Serangan bot tersebut berlangsung selama sekitar lima jam dan berhenti pada sekitar:

16.00 WIT (Waktu Maluku)
09.00 CEST (Waktu Belanda)

Dalam jangka waktu yang singkat tersebut, lebih dari 600 komentar diunggah di bawah publikasi terbaru kami. Profil yang digunakan menunjukkan ciri-ciri akun palsu yang jelas: jenis profil, teks, dan balasan yang sama digunakan secara berulang kali dalam berbagai bentuk dan pola.

Kami telah menghapus lebih dari 300 dari komentar-komentar tersebut. Sebagian dari komentar sisanya sengaja kami biarkan, agar para pengikut kami dapat melihat sendiri seperti apa bentuk serangan bot dan bagaimana upaya dilakukan untuk membanjiri suatu publikasi serta mengganggu diskusi yang substantif.

Hal yang jelas adalah bahwa publikasi kami tampaknya semakin memicu perlawanan dari lawan-lawan politik.

Saka Mese Maluku akan terus secara kritis memberitakan tentang kebijakan, hak asasi manusia, hak menentukan nasib sendiri, dan perkembangan yang berdampak langsung bagi rakyat Maluku. Kami secara tegas menyoroti masalah-masalah krusial dan akan terus melakukan hal tersebut.

Upaya untuk membayangi pemberitaan kami, mengganggu jangkauan kami, atau menekan suara kami ke latar belakang tidak akan menghentikan kami.

Saka Mese Maluku akan tetap bersuara di mana pihak lain lebih memilih bungkam.